Cara Membuat Nutrisi Untuk Tanaman Hidroponik Secara Mandiri

Cara Membuat Nutrisi Untuk Tanaman Hidroponik Secara Mandiri - Hidroponik merupakan tehnik menanam yang di popoluer di gunakan oleh para petani modern saat ini . Tehnih Menanam Hidroponik di gunakan oleh petani modern saat ini dikarenakan dapat memiliki banyak keuntungan . Keuntungan ini diantaranya adalah menghemat lahan tanam dan yang paling penting adalah meningkatkan harga jual dari tanaman yang di tanam dengan sistes atau metode tanam hidroponik .

Tehnik menanam secara hidroponik ini bisanya di gunakan untuk tanaman sayur dan buah ( Tanaman Pangan ) .  Tanaman seperti Cabe , Strobery dan juga seledri yang di tanam menggunakan tehnik hidroponik ini akan memiliki nilai jual yang tinggi .

Untuk menanam secara hidroponik di perlukan Nutrisi yang di campurkan kedalam air hidroponik . Nutrisi ini berfungsi sebagai asupan makanan dari tanamana yang di tanam menggunakan metode tersebut . Bagi anda yang belum tahu bagaimana cara membuat nutrisi tanaman hidroponik ini dapat mengikuti tips yang Maintanam.com bagikan di bawah sini .

Cara Membuat Nutrisi Untuk Tanaman Hidroponik


Cara Membuat Nutrisi Untuk Tanaman Hidroponik


Setiap tanaman memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda beda . Untuk jenis tanaman bertunas seperti Sawi ataupun Kangkung dapat menggunakan nitrisi hidroponik sebagai berikut :

Bahan :

  • Pupuk NPK 16-16-16
  • Pupuk KCL
  • Pupuk Gandasil D
  • Air
  • Gelas plastik bekas air mineral
  • Ember Kapasitas 10 liter
  • Alat Penimbang

Proses Peracikan Nitrisi Hidroponik

Proses Peracikan Nitrisi Hidroponik

  • Larutkan Pupuk 10 Gram NPK , 10 Gram KCL dan juga 10 Gram Pupuk Gandasil menggunakan air di dalam gelas
  • Setelah semua pupuk sudah larut , campurkan kedalam ember besar
  • Tambahkan air berkisar 10 liter kedalam ember tersebut
  • Aduk kembali hingga semua larutan pupuk menjadi tercampur sempurna
Seperi yang sudah Maintanam.com katakan di atas bahwa setiap jenis tanamn memiliki kebutuhan nutrisi yang beragam , maka untuk jenis tanaman buah seperti cabe , tomat , Terong dll membutuhkan nutrisi tambahan yaitu Pupuk Urea . Selain itu tambahkan komposisi pupuk NPK yang tadinya 10 Gr menjadi 15 Gram . Selain itu untuk jenis sayuran berbuah seperti mentimun dan jenis lainya gantilah Pupuk Gandasil D menggunakan Pupuk Gandasil B .

Bagi anda yang menyukai jenis nutrisi yang tanpa menggunakan bahan kimia maka di sini maintanam akan memberikan tipsnya .

Cara Meracik Nutrisi Hidroponik Alami ( Organik )

Cara Meracik Nutrisi Hidroponik Alami ( Organik )


Bahan & Alat :

  • 30 kg jerami / dedaunan ( Kompos )
  • 1 Karung Pupuk Kandang
  • Setengah Karung Bekatul
  • 100 Gr gula merah
  • 50 Ml Bioaktivator (EM1, EM4 atau GP-1)
  • Ember kapasitas 100 L
  • Selang aerator transparan
  • Botol plastik air mineral volume 1 L

Peracikan Nutrisi Hidroponik Organik


  • Campurkan material Kompos yang sudah di giling halus atau di potong kecil - kecil , Pupuk Kandang , dan juga bekatul kedalam satu wadah besar .
  • Berikan Air bersih 2 kali lipat dari jumblah matrial yang di campurkan tadi
  • Aduk hingga air dan matrial tercampur sempurna.
  • Larutkan Gula menggunakan Bioaktivator di tempat yang berbeda
  • Setelah Larut campurkan kedalam ember yang berisi katul , kompos dan juga pupuk kandang tadi
  • Tutup ember dengan rapat , jangan lupa untuk memberikan lubang pada bagian tutup ember sebesar selang tranparan
  • Isi Botol menggunakan air berkisar 3/4 Liter
  • Masukan selang yang terhubung dengan amber kedalam air tersebut
  • Diamkan selama 10 Hari supaya air yang di dalam ember terfementasi
  • Nutrisi sudah dapat di gunakan jika air yang berada dalam botol sudah menimbulkan aroma yang sama dengan yang ada dalam ember fermentasi

Itulah tadi poses yang dapat pembaca terapkan sendiri di rumah , Jika pembaca tidak ingin rebet membuatnya , kalian dapat membelinya di toko pertanian terdekat . Semoga yang Maintanam.com ini bermanfaat untuk banyak orang . Sebelumnya terimakasih sudah berkunjung dan sampai bertemu lagi di pembahasan lainya .

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel