Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula

Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula -  Selamat datang di Maintanam.com senenang rasanya di sini kami dapat menemani anda untuk belajar bagaiamana cara mendapatkan uang dari proses budidaya jamur . Pada pertemuan ini maintanam.com akan mencoba untuk memberikan beberapa cara yang tentunya dapat membantu anda untuk budidaya jamur tiram .

Cara yang di bagikan pada pertemuan kali ini di tujukan kepada pemula atau rekan - rekan yang kurang memahami bagaimana Membudidayakan Jamur Tiram Yang Baik dan Benar . Sebelum memulai proses budidaya di sini maintanam akan memberitahukan bawah jamur tiram memiliki varietas atau jenis yang cukup beragam , jika anda ingin tahu beberapa jenis varietas jamur tiram yang dapat di budidayakan , anda dapat membacanya di bawah sini .

Aneka Jenis Jamur Tiram


  • P. eryngii memiliki  warna kebiruan.
  • P. cystidious yang memiliki  warna putih, kemerahan.
  • P. citrinopileatus yang memiliki  warna kuning keemasan.
  • P. sajor-caju yang memiliki  warna kelabu.
  • P. euosmus yang memiliki  warna kecoklatan.
  • P. flabellatus yang memiliki  warna merah jambu.
  • P. ostreatus yang memiliki  warna putih, dan putih kekuningan.
  • P. leurotus floridae yang memiliki  warna putih bersih.
  • P. djamor yang memiliki  warna ungu kemerahan.
  • P. pulmonarius yang memiliki  warna putih keabu-abuan.

Setelah anda mengetahui daftar jenis - jenis jamur tiram , tentu anda kini dapat menentukan manakah jenis atau varietas jamur yang ingin anda coba kelola untuk di budidayakan .

Cara Budidaya Jamur Tiram


Cara Budidaya Jamur Tiram


Budidaya Jamur Tiram dapat dilakukan jika anda sudah memenuhi beberapa perlengkapan budidaya jamur diantaranya seperti :
  • Memiliki Kumbung ( Rumah Tanam Jamur )
  • Memiliki Media Tanam Jamur ( Bonggol )
  • Memiliki Bibit Jamur
  • Memiliki Rak - Rak Tempat Menaruh Bonggol Didalam Kumbung

Untuk pembuatan kumbung , maintanam.com sebelumnya sudah memberikan tips dari bentuk bahkan Blueprint dari kumbung jamur yang baik untuk di gunakan di artikel yang membahas tetang Budidaya Jamur Merang . Jadi untuk pembuatan dari kumbung mungkin anda dapat mebacanya menggunakan tautan tersebut .

Setelah anda selesai dengan pembuatan kumbug , anda hanya perlu mempelajari tentang membuat bonggol media tanam dari Jamur Tiram . Untuk pembuatanya silahkan anda baca caranya di bawah sini .

Cara Membuat Media Tanam Jamur Tiram


Cara Membuat Media Tanam Jamur Tiram


Media tanam dari jamur tiram atau biasa di sebut dengan Baglog atau juga bisa di sebut dengan bonggol sangat berperan penting dalam keberhasilan budidaya jamur . Oleh karena itu , jangan sampai anda kesalahan dalam pembuatanya .

Baglog jamur biasanya terbuat dari serbu kayu sisa graji atau yang lain sebagainya yang di campur dengan bekatul dengan perbandingan 90 % : 10 % . Setelah tercampur rata silahkan anda masukan kedalam plastik dan jangan lupa utuk di beri ring .

Setelah di isikan kedalam plastik baglog belum dapat langsung di pindah kerumah kumbung . Baglog baru bisi di pindahkan kedalam rumah kumbung setelah mengalami proses proses diantaranya :
  • Proses Fermentasi Baglog
  • Proses Sterilisasi Baglog
  • Proses Inokulasi Baglog
  • Proses Inkubasi Baglog

Untuk setiap proses dalam mengolah baglog ini , anda dapat mempelajarinya di bawah ini .

Proses Fermentasi Baglog


Proses fermentasi adalah proses dimana anda harus menunggu selema 10 hari . Proses fermentasi bertujuan untuk membuat serbuk kayu menjadi lapuk dan mudah untuk di tumbuhi jamur , selain itu proses fermentasi memiliki fungsi untuk meningkatkan suhu baglok menjadi 70 Derajat Celcius / harinya . Jadi jangan heran jika nanti anda mendapati suhu baglog menjadi panas . Sedikit tips untuk proses ini , anda di wajibkan untuk membolak balikan baglog supaya proses fermentasi merata .

Proses Sterilisasi Baglog


Sterilisasi wajib di berikan kepada baglog yang sudah mengalami proses fermentasi , proses ini bertujuan untuk membunuh setiap bakteri dan juga kuman yang ada di dalam baglog ( Media Tanam Jamur ) .

Proses penyeterilan dari baglog ini juga terbilang cukup mudah , anda hanya perlu mengukus baglog selama 10 Jam . Namun dalam waktu pengukusan ini anda harus mengontol air dan juga api supaya pengukusan tetap berada dalam suhu yang stabil .

Proses Inokulasi Baglog


Proses ini adalah proses baglog kembali di diamkan guna membuat baglog kembali ke suhu normal . Proses ini biasanya memakan waktu 1 hari . Usahakan ruang inokulasi ini memiliki jendela yang berfungsi untuk sirkulasi udara dalam ruangan .

Setelah suhu kembali normal , anda dapat melakukan proses penanaman kedalam baglog . Proses penanaman harus di lakukan secara benar , kesalahan sedikit saja dalam penanaman akan membuat Kegagalan Dalam Budidaya Jamur Tiram ini . Untuk proses penanaman ini , anda dapat membaca artikel sebelumnya yang membahas tentang Budidaya Jamur Kuping .

Proses Inkubasi Baglog


proses inkubasi adalah istilah lain dari proses pemeraman, proses ini bertujuan untuk menumbuhkan miselium pada baglog . Anda yang ini melakukan proses ini wajib untuk mengetahui Ruangan yang baik untuk melakukan proses Inkubasi tersebut .

Suhu dari ruang inkubasi haruslah berada pada 24 - 29 derajat celcius denga sirkulasi udara sekitar Yang baik . Proses inkubasi ini biasanya berlangsung sekitar 1/2 - 1 Bulan lamanya . Setelah anda selesai melakukan proses - proses tersebut , anda dapat memindahkan baglog kedalam rumah kumbung untuk proses pertumbuhan jamur tiram menjadi besar dan siap untuk di panen .

Sedikit info untuk anda yang ingin memulai bisnis baru Budidaya Jamur Tiram , di pasaran jenis jamur tiram yang paling di cari adalah Jamur Tiram Putih , oleh karena itu di sini maintanam.com menyarankan anda untuk membudidayakan varietas / jenis jamur tersebut .

Mungkin sampai disini dulu pembahasan kita tentang Budidaya Jamur Tiram . Semoga yang sedikit ini bermanfaat untuk banyak orang , jangan ragu untuk bertanya jika anda mengalami kesulitan dalam proses pembudidayaanya . Akhir kata di sini maintanam mengucapkan terimakasih karena sudah berkunjung dan sampai bertemu lagi di pembahasan yang akan datang .

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel